Kecam CEO Tottenham Hotspur, Mido: Daniel Levy Bakal Pecat Pelatih Bawel
Mantan striker Tottenham Hotspur, Ahmed Hossam alias Mido, menyerang kebijakan CEO Daniel Levy yang hingga kini belum juga menemukan pengganti Jose Mourinho.
Spurs belum punya manajer baru sejak memecat Mourinho pada April lalu. Sejumlah nama yang diincar menolak tawaran Levy, di antaranya: Julian Nagelsmann, Erik ten Hag, dan Brendan Rodgers.
Terkini, pihak klub asal London Utara telah melakukan pembicaran dengan mantan pelatih Inter Milan, Antonio Conte. Tapi, cuma berakhir dengan kesepakatan untuk tidak sepakat.
Seperti dilansir Daily Mail, Spurs ragu terkait ekspektasi gaji dan pendekatan Conte dengan pemain muda. Sementara juru taktik berusia 51 tahun itu meragukan ambisi jangka panjang klub.
#tottenham fans should know better.. Daniel Levy will never bring any manger in who wants full control of the football decisions will never bring in a demanding manager!! That’s why he sacked Poch when he started to ask for more players when he started to compare his team to city
— Mido (@midoahm) June 7, 2021
“Fans Tottenham sebaiknya harus tahu,” begitu cuitannya kepada 5,3 juta pengikutnya di Twitter.
‘’Daniel Levy tidak akan pernah mendatangkan manajer manapun yang menginginkan kendali penuh atas kebijakan teknis. Dia tidak akan pernah membawa manajer yang banyak menuntut!!,” tutur pria asal Mesir itu.
“Itulah kenapa dia memecat Poch [Mauricio Pochettino] saat mulai meminta pemain baru dan membandingkan timnya dengan Manchester City,” tambahnya.
Building a new stadium is great for the owners it allows them to make more money but it means nothing to the fans! Fans want to see their team signing the best players and the best managers around #spurs need at least 4 top players all around and a top manager #COYS
— Mido (@midoahm) June 7, 2021
Mido juga mempertanyakan investasi besar-besaran Spurs yang menurutnya salah arah. Ia bilang, ketimbang mengalokasikan bujet untuk bikin stadion baru lebih baik berinvestasi pada skuad.
“Fans ingin melihat tim kesayangkan mereka merekrut pemain terbaik dan manajer terbaik. Spurs membutuhkan setidaknya empat pemain premium dan manajer papan atas,” pungkasnya.
Adapun Spurs justru berpotensi ditinggal jimatnya, Harry Kane, yang diincar Manchester City pada bursa transfer musim panas ini. Sang pemain pun telah mengisyaratkan kepindahannya demi trofi.